Peran Teknologi Informasi dan Komunikasi bagi Bangsa dan Negara: Bagaimana Sikap Kita sebagai Murid Kristus?
Alfa Ryano Yohannis
IT Ministry
Abstrak
Teknologi informasi dan komunikasi yang berkembang pesat dalam dua dekade terakhir menjadikan dirinya sebagai sektor vital bagi pembangunan bangsa dan negara. Indonesia juga mengalami pertumbuhan TIK, ironisnya pertumbuhan tidak merata dan tertinggal jauh oleh negara-negara lain. Pemeritah Indonesia merespon dan menetapkan visi Indonesia Informatif menuju masyarakat sejahtera. Ada banyak hambatan yang dihadapi. Walaupun demikian, ada banyak peluang yang dapat dimanfaatkan melalui interaksi bidang TIK dengan bidang-bidang lainnya. Bagaimana murid-murid Kristus menyikapinya? Kami mengajukan perlunya murid-murid Kristus di bidang TIK untuk mulai berjejaring dan berkolaborasi, mengembangkan dan menerapkan keahlian yang dimiliki, dan bertindak nyata memenuhi mandat budaya dan panggilannya sebagai garam dan terang.
1. Pendahuluan
Dalam satu dekade terakhir, perkembangan teknologi informasi (TIK) begitu pesat yang ditandai dengan lahirnya generasi Web 2.0 dimana internet tidak hanya digunakan sebagai sumber informasi tetapi juga untuk interaksi, kolaborasi, dan saling berbagi. TIK kini tidak lagi terkurung dalam ruang server, laboratorium, kelas, dan kantor tetapi semakin terserap masuk ke dalam keseharian hidup manusia dan bisa dinikmati oleh banyak orang. Dari mainframe yang memerlukan ruang khusus hingga ponsel pintar yang kita kantongi, penggunaan TIK dari direktur hingga tukang becak, dari guru besar hingga anak sekolah, dari para manula hingga anak-anak, semuanya menunjukkan bahwa TIK telah menjadi bagian penting dalam sejarah peradaban manusia. TIK telah mensejajarkan dirinya dengan teknologi lain—teknologi transportasi, distribusi listrik, dan sistem distribusi air bersih—dalam mempengaruhi hajat hidup orang banyak. Bedasarkan fakta ini, kami menyatakan bahwa ada lahan yang sangat besar, yang sampai saat ini belum dikelola optimal, yang bisa dipakai oleh anak-anak Tuhan untuk menyatakan kasih-Nya kepada dunia.
Bijak Berteknologi
Teknologi itu seperti pedang dan kita—pengguna—adalah pendekarnya. Seorang pendekar mungkin pernah teriris dan tertusuk oleh pedangnya sendiri, tetapi ia belajar untuk tidak terluka lagi. Lebih dari itu, dia berlatih gigih menggunakan pedangnya dengan tidak egois; ia belajar untuk menolong orang lain dan terutama untuk menegakan kebenaran dan keadilan.
Seseorang disebut pendekar bukan karena pedangnya, melainkan karena hatinya; hati yang memperjuangkan nilai-nilai yang mulia. Bahkan tanpa pedang pun ia tetaplah seorang pendekar, yaitu karena hatinya.
Kita mungkin adalah orang-orang yang beruntung bisa mencicipi teknologi. Kita juga mungkin pernah terluka olehnya. Tetapi, kita memiliki kesempatan untuk dapat belajar menggunakannya dengan bijak; menggunakannya untuk kebenaran. Sampai kepada kualitas dimana kita disebut sebagai pahlawan-pahlawan informatika. Bukan karena kecanggihan, tetapi karena hati yang diubahkan oleh-Nya.
Bacaan Wajib Menjelang Jumat Agung dan Paskah
Alfa Ryano Yohannis
Paskah masih satu bulan lagi, namun tidak ada salahnya mempersiapkan diri sedini mungkin sehingga kita tidak melewatkan Paskah tahun ini dengan sia-sia. Berikut ini adalah daftar bacaan wajib yang dapat membantu kita mempersiapkan hati dan pikiran dalam memaknai Paskah.
1. Baca Alkitab. Baca Alkitab, khususnya pada peristiwa penangkapan, penyaliban, kematian, dan kebangkitan Kristus Yesus di keempat Kitab Injil (Matius, Markus, Lukas, Yohanes). Sebaiknya ada bagian-bagian yang di-PA (Penalaahan Alkitab).
2. Baca Wikipedia. Setidaknya kita dapat melihat bagaimana “Wisdom of Crowds” (Baca: http://en.wikipedia.org/wiki/The_Wisdom_of_Crowds) membentuk pemahaman mengenai Paskah. Baca versi Indonesia-nya (http://id.wikipedia.org/wiki/Paskah) dan juga versi Inggris-nya (http://en.wikipedia.org/wiki/Easter). Memang agak berat, tapi tidak ada salahnya mencoba perlahan-lahan.
3. Baca Sumber Lain. Hari ini, inbox email berisi kiriman dari Indonesian Christian Webwatch (ICW) berisi pranala (hyperlink) tentang Paskah yang menarik http://yesaya.indocell.net/pustaka2/id556.htm. Melalui halaman tsb, Anda bisa beroleh beragam artikel tentang Paskah dari sudut pandang Katolik.
Semoga apa yang dibagikan bisa bermanfaat bagi setiap orang yang membacanya, khususnya bagi mereka; para pengikut Kristus Yesus. Selamat menghayati dan memaknai Jumat Agung dan Paskah. TUHAN memberkati! AMIN.
Adakah teman-teman lain yang ingin berbagi sumber, cerita, atau pengalaman pribadi seputar Jumat Agung dan Paskah?
Koneksi Java ke MySQL menggunakan JDBC
Diasumsikan bahwa sebelum Anda mengikuti langkah-langkah di bawah:
- Java JDK SE telah terinstall pada sistem operasi dan dapat mengeksekusi perintah javac dan java pada command prompt.
- Menggunakan sistem operasi Windows. Blog ini menggunakan sistem operasi Windows Vista.
- Database MySQL telah terinstall dan berjalan dengan baik.
Untuk menghubungkan program Java ke database MySQL menggunakan driver JDBC atau MySQL Connector/J, Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut:
1. Unduh dan Install Driver JDBC MySQL atau MySQL Connector/J. Driver JDBC MySQL atau MySQL Connector/J dapat diunduh dari http://dev.mysql.com/downloads/connector/j/. Pada saat blog ini ditulis, driver yang dipakai adalah versi 5.1.12. Anda dapat memilih mysql-connector-java-5.1.12.zip atau mysql-connector-java-5.1.12.tar.gz sesuai dengan sistem operasi yang Anda gunakan.
MODEL KONSEPTUAL PENGENDALIAN SOSIAL PADA KOMUNITAS SITUS JEJARING SOSIAL
Draft Makalah Konferensi Nasional Sistem Informasi 2010, STMIK MDP, Palembang, 22-23 Januari 2010. Draft dapat diunduh di sini:Draft KNSI 2010 – Alfa Ryano
MODEL KONSEPTUAL PENGENDALIAN SOSIAL PADA KOMUNITAS SITUS JEJARING SOSIAL
Alfa R. Yohannis1, Husni Sastramihardja2
1,2 Magister Informatika, Sekolah Teknik Elektro dan Informatika, Institut Teknologi Bandung
Jl. Ganesha 10 Bandung
Abstrak
Kehadiran Situs Jejaring Sosial (SJS) telah memberikan fenomena baru pada penggunaan teknologi informasi dalam konteks sosial. Budaya manusia yang ada di dunia nyata kini telah meluas sampai ke SJS, tidak hanya yang positif tapi juga yang negatif, termasuk pornografi dan rasisme. Makalah ini mengajukan suatu model konseptual pengendalian sosial sehingga bentuk-bentuk budaya negatif dan menyimpang dapat dikurangi di komunitas SJS. Model mengusulkan pengendalian sosial dapat dilakukan pada dua lapisan, yaitu pada Lapisan Interaksi Sosial dan Lapisan Teknologi SJS. Terdapat tiga faktor: kepercayaan moral, keterikatan, dan komitmen dan keterlibatan, pada Lapisan Interaksi Sosial yang jika diperkuat dapat menurunkan penyimpangan. Pada Lapisan Teknologi Terdapat dua komponen: Teknologi Persuasif dan Teknologi Koersif, yang dapat dimanfaatkan SJS untuk mengurangi penyimpangan. Beberapa rekomendasi juga diberikan bagaimana menwujudkan pengendalian sosial pada komuitas SJS.
Kata kunci : model pengendalian sosial, penyimpangan, situs jejaring sosial, teknologi koersif, teknologi persuasif
MENJEMBATANI TEORI DAN APLIKASI: BELAJAR DARI ISU-ISU SITUS JEJARING SOSIAL
Draft paper untuk Konferensi Nasional Indonesia 2009, 7 januari 2009, Universitas Islam Yogyakarta, Yogyakarta, IndonesiaDraft dapat diunduh di sini:Draft KNSI 2009 – Alfa Ryano
MENJEMBATANI TEORI DAN APLIKASI: BELAJAR DARI ISU-ISU SITUS JEJARING SOSIAL
Alfa Ryano1
1 Jurusan Informatika, Sekolah Teknik Elektro dan Informatika, Institut Teknologi Bandung2
1Jl. Rangga Gempol 6 Bandung, 2Jl. Ganesa No. 10 Bandung
1 alfa.ryano@gmail.com, 1 alfaryano@students.itb.ac.id
Abstrak
Dalam beberapa tahun terakhir situs jejaring sosial (SJS) telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam kehidupan remaja dan dewasa muda. Penggunaan SJS telah mengubah sikap penggunanya terhadap privasi, cara mereka berinteraksi dan membangun relasi, cara mereka menyatakan diri mereka, pemahaman, kebiasaan, dan nilai yang mereka pegang. Makalah ini mengangkat beberapa isu seputar SJS, seperti privasi, presentasi diri, relasi, nilai, budaya dan perilaku, sebagai masukan isu-isu apa saja yang patut diperhatikan dalam membangun aplikasi yang melibatkan interaksi sosial. Berdasarkan isu-isu pada SJS, penulis menemukan (1) penggunaan teknologi dapat mengubah nilai, perilaku, dan budaya yang dipegang oleh komunitas, tetapi sebaliknya komunitas juga dapat mengarahkan penggunaan teknologi menurut nilai yang mereka miliki; (2) teori-teori ilmu sosial, psikologi, dan perilaku dapat digunakan sebagai landasan teoritis penelitian dan pengembangan aplikasi, dan dasar penjelasan bagi fenomena-fenomena yang terjadi pada domain jejaring sosial.
Kata kunci : situs jejaring sosial, privasi, nilai, relasi, interaksi, landasan teoritis
CURICULLUM VITAE
Alfa Ryano Yohannis, S.T., M.T.
Interest
Social Networking, Collaborative Systems, Interaction Systems, Social Informatics, Community/Social Engineering
Academic
- Master of Engineering: (GPA 3.62) Institute Technology of Bandung, Electrical Engineering and Informatics School, majoring Information Systems, Bandung, West Java, Indonesia (2007-2009)
- Bachelor of Engineering: (GPA 3.18) Diponegoro University, Faculty of Engineering, Electrical Engineering Study Program, majoring Computer Engineering and Informatics, Semarang, Central Java, Indonesia (2002-2006) Read more…
TESIS: Perancangan Model Konseptual Pengendalian Sosial pada Komunitas Situs Jejaring Sosial (Studi Kasus Fupei.com dan Kombes.com)
Perancangan Model Konseptual Pengendalian Sosial pada Komunitas Situs Jejaring Sosial (Studi Kasus Fupei.com dan Kombes.com)
ALFA RYANO YOHANNIS — NIM 23507003
Program Studi Magister Informatika
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya penggunaan Situs Jejaring Sosial (SJS) untuk penyimpangan, seperti pornografi, rasisme, dan penipuan. Pengendalian sosial diperlukan untuk mengendalikan perilaku menyimpang tersebut. Untuk itu, penelitian ini mencoba merancang suatu model pengendalian sosial pada SJS.
Penelitian dilakukan melalui studi literatur dan studi kasus pada Fupei.com dan Kombes.com. Studi kasus dilakukan melalui dua tahap, yaitu analisis kualitatif melalui observasi kasus dan analisis kuantitatif menggunakan statistik inferensial dan deskriptif.
Analisis kualitatif menemukan bahwa SJS juga memiliki nilai-nilai sebagaimana di dunia nyata, di mana salah satu nilai yang dominan adalah nilai hiburan. Analisis kuantitatif menemukan penyimpang cenderung memiliki karakteristik tertentu yang secara signifikan membedakan mereka dari bukan penyimpang. Berdasarkan hasil analisis dan hasil penelitian terkait, penelitian ini merancang dan menghasilkan suatu model konseptual pengendalian sosial yang dapat digunakan sebagai acuan bagi implementasi pengendalian sosial pada SJS.
Kata Kunci : situs jejaring sosial, penyimpangan, karakteristik penyimpang, model pengendalian sosial
signpost Words
Signpost Words
Pembicara yang baik akan menggunakan signpost words untuk menunjukkan penekanan atau alur pembicaraan mereka. Signpost words mengarahkan pembicaraan dengan: menunjukkan pada pendengarnya bahwa informasi penting akan segera dikatakan dan memberikan pentunjuk jenis informasi apa yang akan diucapkan. Mampu mengidentifikasi dan mengikuti singpost words akan sangat membantu dalam memahami percakapan yang didengar. Signpost words dapat dikategorikan sebagai berikut: